Banyak kejadian pencurian diakibatkan karena kita tidak memberikan pengamanan yang cukup terhadap rumah yang kita tinggali. Apalagi letak rumah tersebut berada di daerah yang tidak terlalu rame dan jauh dari tetangga. Sudut-sudut rumah yang kurang terang juga tidak baik untuk keamanan karena pencuri bisa memanfaatkan sudut tersebut untuk bersembunyi dan menunggu waktu yang tepat untuk membobol rumah. Jadi semakin besar peluang, semakin besar pula kemungkinan rumah kita jadi incaran pencuri. Apalagi kalau kita berencana bepergian dalam waktu yang lama, mudik misalnya. Alangkah baiknya kalau kita bisa memperkecil kemungkinan rumah kita jadi incaran pencuri. Berikut ini adalah sebagian dari langkah-langkah yang bisa kita lakukan:
Beri penerangan yang cukup di tempat yang gelap. Biasanya pencuri segan beraksi di tempat yang terang. Dia bakal merasa gelisah karena seolah-olah ada yang mengawasi dan biasanya dia bakal melakukan kesalahan yang mungkin akan di dengar oleh tetangga.
Bersihkan tumpukan drum bekas atau kardus-kardus yang tidak dipakai atau barang apapun yang kita letakkan dekat tembok yang nantinya bisa dipakai untuk memanjat dinding oleh pencuri.
Bila perlu, belilah kamera pengintai mainan yang sangat mirip dengan aslinya dan lengkap dengan kabelnya juga. Alat ini ternyata sangat efektif untuk mempengaruhi pikiran pencuri bahwa rumah ini dipasangi kamera pengintai dengan perekam.
Ada suatu alarm sederhana yang banyak dijual di toko elektronik atau supermarket dengan harga relatif murah yang bisa dipasang di pintu. Cara kerjanya sederhana, bagian magnet di pasang di kusen pintu berhimpitan dengan bagian rangkaian elektroniknya yang dipasang di pintu. Alat ini akan membunyikan suara dengan desibel yang cukup tinggi apabila pintu terbuka karena kedua bagian alarm itu bergerak saling berjauhan dan cukup untuk membuat pencuri kaget dan lari tunggang-langgang.
Jangan sekali-kali menempelkan pesan dipintu depan yang menyatakan bahwa kita sedang bepergian dalam waktu yang lama.
Inilah sebagian usaha yang bisa dilakukan. Semoga rumah anda aman dari incaran pencuri dan anda bisa mudik dengan tenang. Ada yang bisa menambahkan?
New York (ANTARA News) – Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, yang dijelek-jelekkan sebagai pembantah Holocaust, pendukung teroris dan penyokong gerakan perlawanan di Irak, ternyata mampu mendatangkan tawa saat berpidato di Columbia University, Amerika Serikat (AS), meski bukan lewat lelucon.




Komentar